Bacaan
TopikHari Penghakiman Yang Pasti (17-30)
وَكُلَّ شَيْءٍ أَحْصَيْنَاهُ كِتَابًا
Dan segala sesuatu telah Kami catat dalam suatu Kitab (buku catatan amalan manusia).
Kritik
Metafora bahwa setiap jiwa "tergadai" (rahīna) oleh perbuatannya, serta penggunaan ancaman pencatatan amal dalam "buku" (kitāb), adalah metafora yang dijiplak langsung dari praktik pembukuan akuntansi komersial (ledger). Menggambarkan pengadilan ketuhanan dengan kosa kata hutang-piutang, agunan, dan pembukuan bisnis ini membuktikan bahwa teks ini diproduksi di tengah masyarakat yang terbiasa dengan administrasi bisnis tingkat tinggi dan sangat melek huruf, sepenuhnya membantah mitos bahwa Al-Qur'an lahir dari suku Badui yang buta huruf,. (Patricia Crone, How Did the Quranic Pagans Make a Living?).

