An-Nisa' (Wanita) Ayat 77

Bacaan

TopikKecaman atas Penolak Perang dan Perintah Mengkobarkan Semangat Jihad

أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ قِيلَ لَهُمْ كُفُّوا أَيْدِيَكُمْ وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ فَلَمَّا كُتِبَ عَلَيْهِمُ الْقِتَالُ إِذَا فَرِيقٌ مِنْهُمْ يَخْشَوْنَ النَّاسَ كَخَشْيَةِ اللَّهِ أَوْ أَشَدَّ خَشْيَةً ۚ وَقَالُوا رَبَّنَا لِمَ كَتَبْتَ عَلَيْنَا الْقِتَالَ لَوْلَا أَخَّرْتَنَا إِلَىٰ أَجَلٍ قَرِيبٍ ۗ قُلْ مَتَاعُ الدُّنْيَا قَلِيلٌ وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ لِمَنِ اتَّقَىٰ وَلَا تُظْلَمُونَ فَتِيلًا

(4:77) Tidakkah engkau memperhatikan orang-orang yang dikatakan kepada mereka,206) "Tahanlah tanganmu (dari berperang), laksanakanlah salat dan tunaikanlah zakat!" Ketika mereka diwajibkan berperang, tiba-tiba sebagian mereka (golongan munafik) takut kepada manusia (musuh), seperti takutnya kepada Allah, bahkan lebih takut (dari itu). Mereka berkata, "Ya Tuhan kami, mengapa Engkau wajibkan berperang kepada kami? Mengapa tidak Engkau tunda (kewajiban berperang) kepada kami beberapa waktu lagi?" Katakanlah, "Kesenangan di dunia ini hanya sedikit dan di akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa dan kamu tidak akan dizalimi sedikit pun."

Catatan Depag

206) Orang yang menampakkan dirinya beriman dan minta izin berperang sebelum ada perintah berperang.

Asbabun Nuzul

Ayat ini turun tentang Abdurrahman bin Auf dan beberapa sahabat di Makkah yang merasa ditindas dan merengek diizinkan membalas dendam (berperang), namun Nabi menyuruh mereka menahan tangan. Namun lucunya, ketika perintah perang benar-benar diturunkan setelah di Madinah, sebagian dari mereka malah merasa berat dan enggan. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Beberapa sahabat bertanya kepada Nabi mengapa Allah tidak memerintah mereka berperang melawan kaum musyrik, justru meminta mereka menahan diri dan lebih mementingkan salat dan zakat. Ketika izin berperang untuk mempertahankan diri itu akhirnya datang, sebagian dari mereka justru ketakutan melihat kekuatan lawan. Ayat ini turun terkait peristiwatersebut. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)

Cacat Logika

Menyimpulkan isi hati (mind reading). Permintaan menunda kewajiban perang dibaca sebagai takut kepada manusia melebihi takut kepada Allah. Alasan yang mereka ucapkan tidak ditanggapi, yang dinilai kadar takutnya.

Moral

(4:71-91): Moralitas perang yang tidak proporsional - Memperbolehkan pembunuhan tawanan atau tebusan (4:92) adalah pelanggaran Hukum Humaniter Internasional. Konvensi Jenewa melarang pembunuhan tawanan dan menuntut perlakuan manusiawi terhadap mereka.