Sungguh, (neraka) Jahanam itu (sebagai) tempat mengintai (bagi penjaga yang mengawasi isi neraka),
Kritik
Teks Arab menyatakan Jahanam itu sendiri yang aktif "mengintai/menunggu mangsa" (bil-mirṣād). Depag membaliknya menjadi tempat pasif yang "diawasi penjaga" — subjek ancaman dialihkan dari neraka sebagai entitas aktif ke malaikat penjaga, citra horor melemah.
Logical Fallacy
(78:21-26): Argumentum ad baculum / Appeal to fear - Menyerang psikologis pembaca melalui teror visual ekstrem berupa ancaman neraka Jahanam, air mendidih, dan nanah bagi oposisi (yang melampaui batas) untuk memaksakan ketundukan.
Moral Concern
(78:21-25): Menjadikan neraka sebagai tempat pengintaian sadis, di mana para penentang dihukum secara fisik tanpa ampun dengan hanya diberi minum air mendidih dan nanah yang kotor.