Bukankah Kami telah menjadikan bumi sebagai hamparan,
Kritik
(78:6-16) Visi mengenai pemeliharaan kosmos dan alam tidak turun dari langit, melainkan konsep yang disalin presisi secara tematik dari Mazmur 104 Alkitab Ibrani. (The Qur'an: A Historical-Critical Introduction).
Logical Fallacy
(78:6-16): Non sequitur - Mendaftar fenomena alam secara panjang lebar (bumi, gunung, siang-malam, hujan, dan tanaman) sebagai premis, yang sama sekali tidak memiliki kaitan logis untuk menyimpulkan bahwa kebangkitan/hari kiamat pasti akan terjadi.
Scientific Error
Geografi Flat-Earth: 'Bukankah Kami jadikan bumi sebagai hamparan (mihadan)?' — mihad berarti tempat yang diratakan/dihampar; framing bumi sebagai permukaan datar.
Contradiction
Bumi dijadikan 'hamparan' (a.6): kontradiksi dengan bentuk bumi bulat/geoid yang telah dikonfirmasi sains