Bacaan
TopikSeruan Berperang, Glorifikasi Jihad, dan Dehumanisasi Musuh
وَلَئِنْ أَصَابَكُمْ فَضْلٌ مِنَ اللَّهِ لَيَقُولَنَّ كَأَنْ لَمْ تَكُنْ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُ مَوَدَّةٌ يَا لَيْتَنِي كُنْتُ مَعَهُمْ فَأَفُوزَ فَوْزًا عَظِيمًا
(4:73) Dan sungguh, jika kamu mendapat karunia (kemenangan) dari Allah, tentulah dia mengatakan seakan-akan belum pernah ada hubungan kasih sayang antara kamu dengan dia, "Wahai, sekiranya aku bersama mereka, tentu aku akan memperoleh kemenangan yang agung (pula)."
Cacat Logika
Bantahan yang dibuat kebal (unfalsifiability). Kalau kalah ia disebut bersyukur tidak ikut, kalau menang ia disebut menyesal tidak ikut. Kedua kemungkinan sudah disediakan penjelasannya, jadi tidak ada sikap yang bisa membantahnya.