Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun tentang seorang munafik bernama Bishr yang bersengketa dengan seorang Yahudi. Sang Yahudi menuntut agar Nabi yang mengadili karena Nabi jujur dan anti-suap, namun sang munafik malah mengajak berhukum kepada Ka'b al-Ashraf (Thaghut) atau dukun Abu Burdah yang bisa disuap. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Ayat ini turun sebagai teguran kepada beberapa orang yang telah menyatakan beriman namun masih melakukan kebiasaan orang-orang musyrik, seperti mendatangi dukun untuk bertahkim dalam berbagai persoalan yang terjadi di antara mereka. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
TopikKetaatan Mutlak kepada Allah, Rasul, dan Ulil Amri
أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ يَزْعُمُونَ أَنَّهُمْ آمَنُوا بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ يُرِيدُونَ أَنْ يَتَحَاكَمُوا إِلَى الطَّاغُوتِ وَقَدْ أُمِرُوا أَنْ يَكْفُرُوا بِهِ وَيُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُضِلَّهُمْ ضَلَالًا بَعِيدًا
Tidakkah engkau (Muhammad) memperhatikan orang-orang yang mengaku bahwa mereka telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelummu? Tetapi mereka204) masih menginginkan ketetapan hukum kepada Tagut, padahal mereka telah diperintahkan untuk mengingkari Tagut itu. Dan setan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) kesesatan yang sejauh-jauhnya.
Catatan Depag
204) Orang yang selalu memusuhi Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dan kaum muslimin. Ada yang mengatakan Abu Barzah seorang tukang tenun pada masa Nabi, dan ada yang mengatakan Ka'ab bin Asyraf (gembong kaum munafik).
Logical Fallacy
Ad hominem — 'tidakkah kamu melihat orang yang mengaku beriman kepada yang diturunkan kepadamu padahal ingin berhukum ke tagut?' — labeling dissenter sebagai munafik.

