Al-Muddassir (Orang Yang Berkemul) Ayat 31

Bacaan

TopikGambaran Neraka Saqar (27-31)

وَمَا جَعَلْنَا أَصْحَابَ النَّارِ إِلَّا مَلَائِكَةً ۙ وَمَا جَعَلْنَا عِدَّتَهُمْ إِلَّا فِتْنَةً لِلَّذِينَ كَفَرُوا لِيَسْتَيْقِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ وَيَزْدَادَ الَّذِينَ آمَنُوا إِيمَانًا ۙ وَلَا يَرْتَابَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ وَالْمُؤْمِنُونَ ۙ وَلِيَقُولَ الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ وَالْكَافِرُونَ مَاذَا أَرَادَ اللَّهُ بِهَٰذَا مَثَلًا ۚ كَذَٰلِكَ يُضِلُّ اللَّهُ مَنْ يَشَاءُ وَيَهْدِي مَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَا يَعْلَمُ جُنُودَ رَبِّكَ إِلَّا هُوَ ۚ وَمَا هِيَ إِلَّا ذِكْرَىٰ لِلْبَشَرِ

(74:31) Dan yang Kami jadikan penjaga neraka itu hanya dari malaikat; dan Kami menentukan bilangan mereka itu hanya sebagai cobaan bagi orang-orang kafir, agar orang-orang yang diberi kitab menjadi yakin, agar orang yang beriman bertambah imannya, agar orang-orang yang diberi kitab dan orang-orang mukmin itu tidak ragu-ragu; dan agar orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir (berkata), "Apakah yang dikehendaki Allah dengan (bilangan) ini sebagai suatu perumpamaan?" Demikianlah Allah menyesatkan orang-orang yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk kepada orang-orang yang Dia kehendaki. Dan tidak ada yang mengetahui bala tentara Tuhanmu kecuali Dia sendiri. Dan Saqar itu tidak lain hanyalah peringatan bagi manusia.

Kritik

  1. Ayat 31 (Komentar Pinggir yang Menjadi Teks): Ini adalah bukti interpolasi teks yang disepakati bahkan oleh kesarjanaan Islam tradisional Ayat 1 hingga 30 adalah himne kuno di mana setiap ayat sangat pendek (rata-rata hanya 3 hingga 4 kata) dan berima Tiba-tiba di ayat 31, teks meledak menjadi prosa penjelas yang luar biasa panjang (lebih dari 60 kata), yang secara jelas ditulis oleh redaktur di kemudian hari hanya untuk mencoba menafsirkan arti angka "19" yang membingungkan di ayat 30.
  2. (74:31) Cacat komposisi; ayat ini diidentifikasi mutlak sebagai sisipan tambahan panjang di era Madinah yang secara kasar membobol masuk ke dalam struktur surah Makkiyah. (The Qur'an: A Historical-Critical Introduction),.

Cacat Logika

(74:31): Circular reasoning / Thought-terminating cliché - Menutup ruang diskusi kritis dengan klaim deterministik absolut bahwa Tuhan sendirilah yang menyesatkan dan memberi petunjuk sesuai kehendak-Nya.

Moral

(74:31): Mengakui secara blak-blakan penggunaan taktik tipu daya (mind-games), dengan menetapkan jumlah malaikat penjaga (19) murni sebagai "cobaan" sengaja untuk menyesatkan dan menimbulkan keraguan.

Kontradiksi

Inkonsistensi logis: a.31 menjelaskan bahwa bilangan 19 malaikat penjaga ditetapkan 'agar orang kafir bertambah yakin, orang beriman bertambah iman, dan orang kafir berkata apa maksudnya bilangan ini'—satu angka yang sama dimaksudkan untuk menguatkan iman DAN menambah keraguan secara bersamaan; tujuan ganda ini saling bertentangan.