Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun mengenai tokoh musyrik Quraisy Al-Walid bin Al-Mughirah yang awalnya sempat tersentuh hatinya dan memuji keindahan bahasa Al-Qur'an. Namun, karena diprovokasi dan gengsi di depan Abu Jahal serta kaumnya, ia akhirnya malah berbalik memfitnah Al-Qur'an dengan menyebutnya sebagai sihir dan karangan masa lalu.
TopikKecaman Terhadap Pembangkang (11-26)
إِنَّهُ فَكَّرَ وَقَدَّرَ
Sesungguhnya dia telah memikirkan dan menetapkan (apa yang ditetapkannya),
Logical Fallacy
(74:18-20): Appeal to ridicule - Mengolok-olok proses pemikiran kritis lawan dan langsung mengutuknya berulang kali dengan ujaran "celakalah dia!" tanpa membantah hasil pemikirannya.

