Bacaan
TopikKecaman atas Kedengkian Yahudi, Siksaan Grafis Neraka, Surga Maskulin
وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ سَنُدْخِلُهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ۖ لَهُمْ فِيهَا أَزْوَاجٌ مُطَهَّرَةٌ ۖ وَنُدْخِلُهُمْ ظِلًّا ظَلِيلًا
Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, kelak akan Kami masukkan ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Di sana mereka mempunyai pasangan-pasangan yang suci, dan Kami masukkan mereka ke tempat yang teduh lagi nyaman.
Moral Concern
(4:53-70): Autoritarianisme teologis - Menuntut ketaatan mutlak kepada otoritas agama adalah fondasi untuk rezim autoriter. Dalam sistem demokratis modern, warga negara berhak mengkritik dan memilih pemimpin mereka, bukan secara otomatis tunduk pada "ulil amri."
Contradiction
Kontradiksi dengan 4:58 yang menyatakan "Allah menyuruhmu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya" - jika otoritas harus dipertanggungjawabkan, mengapa 4:59 menuntut ketaatan tanpa syarat? Kontradiksi dengan 42:38 yang menyebutkan musyawarah (syura) - bagaimana musyawarah mungkin jika ada ketaatan mutlak?

