Bacaan
TopikStereotip Negatif terhadap Yahudi dan Ancaman Laknat Allah
إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَىٰ إِثْمًا عَظِيمًا
(4:48) Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barang siapa mempersekutukan Allah, maka sungguh, dia telah berbuat dosa yang besar.
Cacat Logika
Ketentuan tanpa alasan yang disebutkan. Syirik dinyatakan tidak diampuni, sedangkan selainnya diampuni bagi siapa yang Dia kehendaki. Mengapa kekeliruan keyakinan diletakkan di atas kejahatan terhadap sesama manusia tidak diterangkan.
Kontradiksi
Kontra 4:153 dan 25:68-70. Ayat ini menyatakan syirik tidak diampuni, sedangkan 4:153 menyebut Bani Israil yang menyembah anak sapi tetap dimaafkan dan 25:68-70 membuka tobat bagi pelaku dosa besar tanpa mengecualikan syirik.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

