Bacaan
TopikStereotip Negatif terhadap Yahudi dan Ancaman Laknat Allah
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ آمِنُوا بِمَا نَزَّلْنَا مُصَدِّقًا لِمَا مَعَكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَطْمِسَ وُجُوهًا فَنَرُدَّهَا عَلَىٰ أَدْبَارِهَا أَوْ نَلْعَنَهُمْ كَمَا لَعَنَّا أَصْحَابَ السَّبْتِ ۚ وَكَانَ أَمْرُ اللَّهِ مَفْعُولًا
(4:47) Wahai orang-orang yang telah diberi Kitab! Berimanlah kamu kepada apa yang telah Kami turunkan (Al-Qur`an) yang membenarkan Kitab yang ada pada kamu, sebelum Kami mengubah wajah-wajah(mu), lalu Kami putar ke belakang 201) atau Kami laknat mereka sebagaimana Kami melaknat orang-orang (yang berbuat maksiat) pada hari Sabat (Sabtu). Dan ketetapan Allah pasti berlaku.
Catatan Depag
201) Menurut kebanyakan mufasir, maksudnya ialah mengubah wajah mereka lalu diputar ke belakang sebagai penghinaan.
Cacat Logika
Ancaman sebagai pengganti bukti (argumentum ad baculum). Ajakan beriman disambung dengan kemungkinan wajah diubah dan diputar ke belakang. Yang menempel pada ajakan itu akibat kalau menolak, bukan alasan mengapa yang diajakkan itu benar.
Moral
Ahli Kitab diajak beriman, dan ajakannya ditutup dengan ancaman wajah mereka diubah lalu diputar ke belakang. Yang ditawarkan bukan alasan untuk berpindah keyakinan, tapi gambaran apa yang terjadi kalau tidak.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

