An-Nisa' (Wanita) Ayat 47

Bacaan

TopikStereotip Negatif terhadap Yahudi dan Ancaman Laknat Allah

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ آمِنُوا بِمَا نَزَّلْنَا مُصَدِّقًا لِمَا مَعَكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَطْمِسَ وُجُوهًا فَنَرُدَّهَا عَلَىٰ أَدْبَارِهَا أَوْ نَلْعَنَهُمْ كَمَا لَعَنَّا أَصْحَابَ السَّبْتِ ۚ وَكَانَ أَمْرُ اللَّهِ مَفْعُولًا

(4:47) Wahai orang-orang yang telah diberi Kitab! Berimanlah kamu kepada apa yang telah Kami turunkan (Al-Qur`an) yang membenarkan Kitab yang ada pada kamu, sebelum Kami mengubah wajah-wajah(mu), lalu Kami putar ke belakang 201) atau Kami laknat mereka sebagaimana Kami melaknat orang-orang (yang berbuat maksiat) pada hari Sabat (Sabtu). Dan ketetapan Allah pasti berlaku.

Catatan Depag

201) Menurut kebanyakan mufasir, maksudnya ialah mengubah wajah mereka lalu diputar ke belakang sebagai penghinaan.

Cacat Logika

Ancaman sebagai pengganti bukti (argumentum ad baculum). Ajakan beriman disambung dengan kemungkinan wajah diubah dan diputar ke belakang. Yang menempel pada ajakan itu akibat kalau menolak, bukan alasan mengapa yang diajakkan itu benar.

Moral

  1. (4:47): Mengintimidasi golongan Ahli Kitab secara barbar, mengancam akan menghapus wajah mereka, memutarnya ke belakang, atau melaknat mereka jika tidak segera mempercayai Al-Qur'an. Ini adalah wujud pemaksaan kepatuhan dan keimanan menggunakan teror ancaman mutilasi ilahi.
  2. (4:47): Meneror kelompok di luar agama (Ahli Kitab) dengan ancaman mutilasi fisik ilahi—menghapus wajah mereka dan memutarnya ke belakang—jika menolak tunduk pada wahyu baru. Pemaksaan keimanan melalui ancaman kutukan fisik semacam ini adalah bentuk koersi teologis yang sangat brutal.

Kontradiksi

QS 4:47 memerintahkan Ahli Kitab untuk beriman kepada Muhammad 'sebelum Kami ubah muka mereka', mengisyaratkan ancaman fisik. Ini bertentangan dengan QS 2:256 'tidak ada paksaan dalam agama'.