Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun mengenai gembong kafir Al-Nadr bin Al-Harith yang dengan sangat sombong menantang Allah agar menghujaninya dengan batu atau azab yang pedih dari langit jika Islam dan Al-Qur'an itu memang benar. Ia akhirnya benar-benar mendapat azab tewas di Perang Badar.
TopikPertanyaan tentang Azab yang Pasti (1-3)
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ سَأَلَ سَائِلٌ بِعَذَابٍ وَاقِعٍ
Seseorang bertanya tentang azab yang pasti terjadi,
Kritik
(70:1-3) Memuat referensi reaktif terhadap pertanyaan audiens pada ayat sebelumnya, membuktikan sifat teks yang ad hoc dan tidak independen. (The Qur'an: A Historical-Critical Introduction).
Logical Fallacy
(70:1-3): Appeal to Fear & Begging the Question - Menjawab orang skeptis yang bertanya tentang azab dengan langsung mengancam bahwa azab itu "pasti terjadi" dan "tidak dapat ditolak", mengasumsikan teologinya sudah pasti benar sebelum dibuktikan.

