Al-Haqqah (Hari Kiamat) Ayat 44

Bacaan

TopikKebenaran Al-Qur'an (38-52)

وَلَوْ تَقَوَّلَ عَلَيْنَا بَعْضَ الْأَقَاوِيلِ

(69:44) Dan sekiranya dia (Muhammad) mengada-adakan sebagian perkataan atas (nama) Kami,

Cacat Logika

(69:44-47): Circular Reasoning & Appeal to Force - Mengklaim bahwa ayat tersebut asli karena jika palsu, Tuhan pasti sudah memotong pembuluh jantung si pembawa pesan. Logika ini berputar, karena hanya bisa dianggap valid jika pembaca sudah lebih dulu mempercayai bahwa Tuhan dari teks tersebut ada dan berbuat demikian.

Moral

(69:44-46): Mengancam rasulnya sendiri dengan mutilasi fatal—memegang tangan kanannya lalu memotong pembuluh jantungnya—jika ia berani berbohong, menegaskan tirani berdarah yang tidak pandang bulu.

Kontradiksi

Kontradiksi: S69:44-46 mengancam jika Muhammad mengada-ada wahyu, Allah akan memotong pembuluh jantungnya—ancaman ini implisit mengakui kemungkinan Muhammad bisa mengada-ada. Namun S53:3-4 menyatakan Muhammad tidak berbicara dari hawa nafsu. Jika Muhammad sudah pasti tidak mengada-ada (S53), ancaman kondisional S69 menjadi tidak bermakna.