Bacaan
TopikPerintah Berbuat Baik dan Kecaman atas Kekikiran dan Riya
وَالَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ رِئَاءَ النَّاسِ وَلَا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَا بِالْيَوْمِ الْآخِرِ ۗ وَمَنْ يَكُنِ الشَّيْطَانُ لَهُ قَرِينًا فَسَاءَ قَرِينًا
Dan (juga) orang-orang yang menginfakkan hartanya karena riya` kepada orang lain (ingin dilihat dan dipuji), dan orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan kepada hari kemudian. Barang siapa menjadikan setan sebagai temannya, maka (ketahuilah) dia (setan itu) adalah teman yang sangat jahat.
Logical Fallacy
False dichotomy — infak hanya untuk Allah atau untuk dilihat manusia — tidak ada ruang bagi motivasi altruistik non-religius.
Moral Concern
(4:38): Infak yang tidak ikhlas diibaratkan batu licin — sistem penilaian motivasi internal yang tidak dapat diverifikasi.

