Bacaan
TopikPerintah Berbuat Baik dan Kecaman atas Kekikiran dan Riya
الَّذِينَ يَبْخَلُونَ وَيَأْمُرُونَ النَّاسَ بِالْبُخْلِ وَيَكْتُمُونَ مَا آتَاهُمُ اللَّهُ مِنْ فَضْلِهِ ۗ وَأَعْتَدْنَا لِلْكَافِرِينَ عَذَابًا مُهِينًا
(4:37) (yaitu) orang yang kikir, dan menyuruh orang lain berbuat kikir, dan menyembunyikan karunia yang telah diberikan Allah kepadanya. Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir azab yang menghinakan.
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun tentang para pemuka Yahudi yang pelit dan menyembunyikan ciri-ciri kenabian Muhammad SAW dari pengikut mereka. Riwayat lain menyebut ini tentang orang Yahudi yang menghasut orang-orang Anshar agar pelit dan tidak berinfak karena takut jatuh miskin. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Ayat ini turun berkaitan dengan beberapa orang Yahudi yang mendatangi sekelompok kaum Ansar dan menghasut mereka untuk tidak mendermakan hartanya di jalan Allah. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
Cacat Logika
Menyimpulkan isi hati (mind reading). Orang kikir disebut juga menyuruh orang lain berbuat kikir dan menyembunyikan karunia yang diberikan kepadanya. Yang ditambahkan maksud di balik perbuatannya, dan maksud tidak bisa diperiksa dari luar.
Moral
(4:37): Celaan terhadap orang kikir — stigmatisasi keengganan berbagi tanpa mempertimbangkan konteks ekonomi personal.