Kontradiksi: S68:1 bersumpah demi pena (alat tulis manusia) sebagai validasi kenabian Muhammad—namun Al-Quran diturunkan kepada masyarakat yang mayoritas buta huruf (ummi), dan Nabi sendiri disebut tidak bisa baca-tulis (S7:157). Sumpah demi pena kepada komunitas yang tidak menggunakan pena untuk wahyu mengandung ironi internal.