Bacaan
TopikLangit dan Hukuman Neraka (5-11)
تَكَادُ تَمَيَّزُ مِنَ الْغَيْظِ ۖ كُلَّمَا أُلْقِيَ فِيهَا فَوْجٌ سَأَلَهُمْ خَزَنَتُهَا أَلَمْ يَأْتِكُمْ نَذِيرٌ
(neraka itu) hampir meledak karena marah. Setiap kali ada sekumpulan (orang-orang kafir) dilemparkan ke dalamnya, penjaga-penjaga (neraka itu) bertanya kepada mereka, "Apakah belum pernah ada orang yang datang memberi peringatan kepadamu (di dunia)?"
Scientific Error
Personifikasi neraka yang 'hampir meledak karena marah' (takadu tamayazu mina al-ghayz) mengimplikasikan neraka memiliki emosi—konsep yang tidak dapat direkonsiliasi dengan fisika maupun teologi yang menetapkan hanya makhluk bernyawa yang memiliki emosi. Ini adalah personifikasi sastrawi yang dikonfusikan dengan deskripsi ontologis.
Contradiction
Kontradiksi Interaksi di Neraka: Ayat ini menyatakan penjaga neraka yang bertanya kepada pendatang — bertentangan dengan 43:77 yang menyatakan penduduk neraka yang berteriak memanggil penjaga Malik.

