Bacaan
TopikKebesaran Allah dan Kekuasaan-Nya (1-4)
خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِالْحَقِّ وَصَوَّرَكُمْ فَأَحْسَنَ صُوَرَكُمْ ۖ وَإِلَيْهِ الْمَصِيرُ
Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar, Dia membentuk rupamu lalu memperbagus rupamu, dan kepada-Nya tempat kembali.
Scientific Error
Klaim Allah 'membaguskan rupa' (shawwarakum fa-ahsana suwarakum) manusia tidak sesuai dengan evolusi: morfologi manusia adalah hasil seleksi alam jutaan tahun, bukan desain estetis yang disengaja. Selain itu, 'bagus' adalah penilaian subjektif; variasi fisik manusia yang luas (termasuk cacat bawaan) menunjukkan tidak ada 'rupa terbaik' yang universal.
Contradiction
Kontradiksi: S64:3 mengklaim Allah membaguskan rupa semua manusia—namun realitas menunjukkan banyak manusia lahir dengan cacat fisik bawaan (sindrom Down, bibir sumbing, dll). Jika Allah yang menetapkan rupa setiap manusia dan menjadikannya 'sebaik-baik rupa', keberadaan cacat bawaan menjadi tantangan teologis yang tidak dijawab teks.

