Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun mengenai ucapan sombong gembong munafik Abdullah bin Ubayy saat terjadi pertengkaran fisik memperebutkan sumber air antara seorang pengikutnya dengan seorang Muhajirin. Ia menyuruh kaum Anshar untuk berhenti memberikan bantuan makanan kepada kaum Muhajirin agar mereka bubar, dan mengancam jika kembali ke Madinah orang kuat (dirinya) akan mengusir orang lemah (Nabi). Zayd bin Arqam yang mendengar ucapan itu melaporkannya kepada Nabi, namun Abdullah bin Ubayy bersumpah palsu menyangkalnya. Allah kemudian menurunkan surah ini untuk membenarkan ucapan Zayd dan membongkar kebohongan sang gembong munafik tersebut.
TopikSifat Keras Kepala Orang Munafik (5-8)
هُمُ الَّذِينَ يَقُولُونَ لَا تُنْفِقُوا عَلَىٰ مَنْ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ حَتَّىٰ يَنْفَضُّوا ۗ وَلِلَّهِ خَزَائِنُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِنَّ الْمُنَافِقِينَ لَا يَفْقَهُونَ
Mereka yang berkata (kepada orang-orang Ansar), "Janganlah kamu bersedekah kepada orang-orang (Muhajirin) yang ada di sisi Rasulullah sampai mereka bubar (meninggalkan Rasulullah)." Padahal milik Allah lah perbendaharaan langit dan bumi, tetapi orang-orang munafik itu tidak memahami.
Contradiction
Kontradiksi Pemberian Sedekah: Ayat ini melarang bersedekah kepada orang-orang di sisi Rasul (Muhajirin) — bertentangan dengan 9:60 yang memerintahkan zakat untuk fakir dan miskin, yang mencakup Muhajirin yang kehilangan harta.

