Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun untuk menegur sebagian orang miskin dari kalangan umat Islam yang demi mendapatkan sedikit hasil bumi, mereka rela sering membocorkan kabar rahasia kaum muslimin kepada teman-orang Yahudi mereka.
TopikBaiat dan Larangan Bersekutu dengan Orang Kafir (12-13)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَوَلَّوْا قَوْمًا غَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ قَدْ يَئِسُوا مِنَ الْآخِرَةِ كَمَا يَئِسَ الْكُفَّارُ مِنْ أَصْحَابِ الْقُبُورِ
Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu jadikan orang-orang yang dimurkai Allah sebagai penolongmu. Sungguh, mereka telah putus asa terhadap akhirat sebagaimana orang-orang kafir yang telah berada dalam kubur juga berputus asa.
Kritik
Larangan berteman dengan kaum yang 'dimurkai Allah' (a.13): perintah memutus hubungan sosial dengan kelompok yang diklaim dimurkai — selaras dengan LF; mendorong segregasi sosial berbasis kategori agama
Logical Fallacy
(60:13): Guilt by Association & Poisoning the Well - Menutup paripurna semua surat instruksi konflik ini dengan menjuluki pihak luar sebagai orang-orang "yang dimurkai" dan menyamakan mental mereka seperti "orang kafir putus asa di dalam kubur", mendiskualifikasi kelayakan mereka sebagai manusia. Berikut adalah daftar kesesatan berpikir (logical fallacies) dari Quran Surat 61 hingga 66. Analisis ini disajikan secara kritis, tajam, dan ringkas dengan memaksimalkan kuantitas ayat berdasarkan hierarki falasi yang Anda berikan. Surat 61 (As-Saff)

