An-Nisa' (Wanita) Ayat 23

Bacaan

TopikMahram, Hukum Nikah, dan Legalisasi Perbudakan Seksual

حُرِّمَتْ عَلَيْكُمْ أُمَّهَاتُكُمْ وَبَنَاتُكُمْ وَأَخَوَاتُكُمْ وَعَمَّاتُكُمْ وَخَالَاتُكُمْ وَبَنَاتُ الْأَخِ وَبَنَاتُ الْأُخْتِ وَأُمَّهَاتُكُمُ اللَّاتِي أَرْضَعْنَكُمْ وَأَخَوَاتُكُمْ مِنَ الرَّضَاعَةِ وَأُمَّهَاتُ نِسَائِكُمْ وَرَبَائِبُكُمُ اللَّاتِي فِي حُجُورِكُمْ مِنْ نِسَائِكُمُ اللَّاتِي دَخَلْتُمْ بِهِنَّ فَإِنْ لَمْ تَكُونُوا دَخَلْتُمْ بِهِنَّ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ وَحَلَائِلُ أَبْنَائِكُمُ الَّذِينَ مِنْ أَصْلَابِكُمْ وَأَنْ تَجْمَعُوا بَيْنَ الْأُخْتَيْنِ إِلَّا مَا قَدْ سَلَفَ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ غَفُورًا رَحِيمًا

(4:23) Diharamkan atas kamu (menikahi) ibu-ibumu, anak-anakmu yang perempuan, saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara ayahmu yang perempuan, saudara-saudara ibumu yang perempuan, anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki, anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan, ibu-ibumu yang menyusui kamu, saudara-saudara perempuanmu sesusuan, ibu-ibu istrimu (mertua), anak-anak perempuan dari istrimu (anak tiri) yang dalam pemeliharaanmu186) dari istri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan istrimu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka tidak berdosa kamu (menikahinya), (dan diharamkan bagimu) istri-istri anak kandungmu (menantu), dan (diharamkan) mengumpulkan (dalam pernikahan) dua perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.

Catatan Depag

186) Maksud ibu di awal ayat ini ialah ibu, nenek, dan seterusnya ke atas dan yang dimaksud dengan anak-anak perempuan ialah anak perempuan, cucu perempuan dan seterusnya ke bawah, demikian juga yang lain-lainnya. Sedang yang dimaksud dengan “anak-anak isterimu yang dalam pemeliharaanmu”, menurut sebagian besar ulama termasuk juga anak tiri yang tidak dalam pemeliharaannya.

Cacat Logika

Daftar tanpa dasar yang disebutkan. Sederet hubungan kekerabatan diharamkan untuk dinikahi, termasuk hubungan sesusuan. Mengapa sebagian masuk daftar dan sebagian lain tidak, sepupu misalnya, tidak diterangkan sama sekali.

Moral

(4:23): Daftar perempuan yang haram dinikahi — sistem yang sangat kompleks dan tidak setara; laki-laki yang menentukan siapa yang bisa dinikahi.

Sains

(4:23): 'Ibu susuan' diharamkan layaknya ibu kandung — konsep haramnya pernikahan karena menyusu memiliki dasar biologis parsial (hormonal bond) namun sistem 'mahram susuan' dalam fiqih jauh melampaui dasar biologis ini.

Kontradiksi

Kontradiksi Inses: Ayat ini melarang menikahi ibu, anak perempuan, saudara perempuan, dll. — namun 7:172 secara implisit mengakui bahwa anak-anak Adam (generasi pertama) harus menikahi saudara kandung untuk meneruskan keturunan; larangan inses bertentangan dengan logika cerita Adam.