Terjemahan literal menyebut api yang membakar/sangat panas, tetapi DEPAG menerjemahkannya sebagai 'siksaan angin yang sangat panas' (siksaan dari angin yang sangat panas). Unsur 'fire' (api) diganti dengan 'angin' (udara/wind), mengubah elemen dasar azab neraka dari api menjadi angin panas.