Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun berkenaan dengan seorang laki-laki dari suku Ghatafan yang menolak menyerahkan harta warisan yang sangat banyak kepada keponakannya yang yatim saat anak itu beranjak dewasa. Setelah ayat ini turun, paman tersebut bertobat dan menyerahkan hartanya.
TopikLarangan Memakan Harta Anak Yatim
وَآتُوا الْيَتَامَىٰ أَمْوَالَهُمْ ۖ وَلَا تَتَبَدَّلُوا الْخَبِيثَ بِالطَّيِّبِ ۖ وَلَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَهُمْ إِلَىٰ أَمْوَالِكُمْ ۚ إِنَّهُ كَانَ حُوبًا كَبِيرًا
Dan berikanlah kepada anak-anak yatim (yang sudah dewasa) harta mereka, janganlah kamu menukar yang baik dengan yang buruk, dan janganlah kamu makan harta mereka bersama hartamu. Sungguh, (tindakan menukar dan memakan) itu adalah dosa yang besar.

