Bacaan
TopikKritik terhadap Berhala (Ayat 19-25)
أَلَكُمُ الذَّكَرُ وَلَهُ الْأُنْثَىٰ
Apakah (pantas) untuk kamu yang laki-laki dan untuk-Nya yang perempuan?
Logical Fallacy
(53:21-22): Appeal to Emotion & Cultural Bias - Membantah gagasan paganisme tentang dewa perempuan (Lata, Uzza, Manat) bukan karena teologinya salah, melainkan dengan memanipulasi bias budaya patriarki masa itu bahwa "pembagian itu timpang" karena penyembah berhala mendapat anak laki-laki sedangkan Tuhan diberi anak perempuan.
Moral Concern
(53:21-22): Memperlihatkan bias patriarki yang sangat ekstrem dan merendahkan dengan menganggap bahwa atribusi "anak perempuan" kepada tuhan adalah sebuah pembagian yang timpang dan menghina, dibanding manusia yang memiliki anak laki-laki.

