Bacaan
TopikPeringatan dan Seruan kepada Bani Israel (40-46)
وَآمِنُوا بِمَا أَنْزَلْتُ مُصَدِّقًا لِمَا مَعَكُمْ وَلَا تَكُونُوا أَوَّلَ كَافِرٍ بِهِ ۖ وَلَا تَشْتَرُوا بِآيَاتِي ثَمَنًا قَلِيلًا وَإِيَّايَ فَاتَّقُونِ
(2:41) Dan berimanlah kalian kepada apa (Al-Qur`an) yang telah Aku turunkan, yang membenarkan apa (Taurat) yang ada pada kalian, dan janganlah kalian menjadi orang yang pertama kafir kepadanya. Janganlah kalian jual ayat-ayat-Ku dengan harga yang murah, dan bertakwalah hanya kepada-Ku.
Kritik
Ayat ini menuntut orang Yahudi Madinah beriman kepada kitab yang disebut membenarkan Taurat yang ada di tangan mereka, jadi tuntutannya bersandar pada anggapan bahwa Taurat memuat berita tentang Muhammad. Ayat yang dipakai sebagai bukti oleh penafsir Muslim di kemudian hari, terutama Ulangan 18:18 dan Yesaya 42, tidak menyebut nama siapa pun, dan pembacaan itu ditolak oleh pihak yang memiliki kitabnya sejak awal perdebatan.
Cacat Logika
Penalaran melingkar (circular reasoning). Alasan untuk beriman adalah bahwa kitab ini membenarkan Taurat yang sudah ada pada mereka. Kalau kesesuaian dengan kitab lama yang menjadi buktinya, kebenaran kitab lama itu sendiri belum ditunjukkan dari mana datangnya.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

