Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun untuk menanggapi kebohongan para pendeta Yahudi yang mengklaim bahwa Allah telah memerintahkan mereka untuk tidak beriman kepada rasul mana pun sampai rasul itu bisa mendatangkan kurban yang dimakan api.
TopikTuduhan kepada Yahudi dan Tuntutan Mukjizat
الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ عَهِدَ إِلَيْنَا أَلَّا نُؤْمِنَ لِرَسُولٍ حَتَّىٰ يَأْتِيَنَا بِقُرْبَانٍ تَأْكُلُهُ النَّارُ ۗ قُلْ قَدْ جَاءَكُمْ رُسُلٌ مِنْ قَبْلِي بِالْبَيِّنَاتِ وَبِالَّذِي قُلْتُمْ فَلِمَ قَتَلْتُمُوهُمْ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ
(Yaitu) orang-orang (Yahudi) yang mengatakan, "Sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada kami, agar kami tidak beriman kepada seorang rasul, sebelum dia mendatangkan kepada kami kurban yang dimakan api." Katakanlah (Muhammad), "Sungguh, beberapa orang Rasul sebelumku telah datang kepadamu, (dengan) membawa bukti-bukti yang nyata dan membawa apa yang kamu sebutkan, tetapi mengapa kamu membunuhnya jika kamu orang-orang yang benar."
Contradiction
Kontradiksi Beban Dosa: Serupa 3:181 — orang-orang yang menuntut mukjizat dituduh 'membunuh para nabi' padahal yang melakukannya adalah generasi sebelumnya; dosa leluhur dibebankan kepada generasi berikutnya.

