Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun berkenaan dengan Finhas bin 'Azura, pendeta Yahudi yang mengejek bahwa "Allah itu miskin" karena meminta pinjaman yang baik (sedekah). Abu Bakar marah dan memukul wajahnya, namun Finhas berbohong kepada Nabi dengan tidak mengakuinya. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Allah menyatakan bahwa Dia akan melipatgandakan balasan bagi parahamba yang memberi-Nya pinjaman yang baik dengan cara bersedekah dijalan-Nya. Oleh kaum Yahudi hal ini disalahartikan. Mereka menganggap Tuhan kaum muslim fakir sehingga harus meminta pinjaman dari hamba-Nya. Ayat ini lantas turun untuk meluruskan anggapan tersebut. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
TopikTuduhan kepada Yahudi dan Tuntutan Mukjizat
لَقَدْ سَمِعَ اللَّهُ قَوْلَ الَّذِينَ قَالُوا إِنَّ اللَّهَ فَقِيرٌ وَنَحْنُ أَغْنِيَاءُ ۘ سَنَكْتُبُ مَا قَالُوا وَقَتْلَهُمُ الْأَنْبِيَاءَ بِغَيْرِ حَقٍّ وَنَقُولُ ذُوقُوا عَذَابَ الْحَرِيقِ
Sungguh, Allah telah mendengar perkataan orang-orang (Yahudi) yang mengatakan, "Sesungguhnya Allah itu miskin dan kami kaya." Kami akan mencatat perkataan mereka dan perbuatan mereka membunuh Nabi-nabi tanpa hak (alasan yang benar), dan Kami akan mengatakan (kepada mereka), "Rasakanlah olehmu azab yang membakar!"

