Bacaan
TopikSyahid, Karunia Allah, dan Ancaman bagi Orang Kikir
فَانْقَلَبُوا بِنِعْمَةٍ مِنَ اللَّهِ وَفَضْلٍ لَمْ يَمْسَسْهُمْ سُوءٌ وَاتَّبَعُوا رِضْوَانَ اللَّهِ ۗ وَاللَّهُ ذُو فَضْلٍ عَظِيمٍ
(3:174) Maka mereka kembali dengan nikmat dan karunia (yang besar) dari Allah, mereka tidak ditimpa suatu bencana dan mereka mengikuti keridaan Allah. Allah mempunyai karunia yang besar.
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun memuji keteguhan iman para sahabat yang ditakut-takuti oleh orang-orang bahwa Abu Sufyan membawa pasukan besar untuk menghancurkan mereka, namun mereka justru berkata "Cukuplah Allah menjadi Penolong kami".
Cacat Logika
Hasil dibaca mundur ke sebabnya. Kepulangan mereka tanpa ditimpa bencana dibaca sebagai nikmat dan karunia. Seandainya bencana yang datang, keterangannya bisa dibalik menjadi ujian, sehingga tidak ada hasil yang membantahnya.