Qaf (Huruf ق) Ayat 26

Bacaan

TopikHari Kebangkitan (Ayat 20-30)

الَّذِي جَعَلَ مَعَ اللَّهِ إِلَٰهًا آخَرَ فَأَلْقِيَاهُ فِي الْعَذَابِ الشَّدِيدِ

(50:26) yang mempersekutukan Allah dengan tuhan lain, maka lemparkanlah dia ke dalam azab yang keras."

Kritik

Argumen defensif teks yang berkali-kali menyanggah "Apakah Kami lelah dengan penciptaan pertama?" diulang untuk menutupi kelemahan logika kebangkitan fisik yang digugat kaum skeptis. Penulis Al-Qur'an mengimpor langsung jawaban apologetik standar para pendeta Kristen Suriah (seperti Theodoret dari Cyrrhus) abad ke-5 Masehi, yang dipakai untuk melawan argumen bahwa "jasad yang sudah hancur dan dimakan binatang buas tidak mungkin disatukan lagi". Alih-alih wahyu transenden, ayat-ayat ini hanyalah gema dari pamflet debat jalanan masa Late Antiquity yang didaur ulang.