Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun memuji 70 orang sahabat yang meskipun sedang terluka parah setelah Perang Uhud, tetap bangkit memenuhi panggilan Nabi untuk mengejar pasukan Abu Sufyan yang mundur. Abu Sufyan mencoba menakut-nakuti mereka, namun tidak berhasil. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) 172-174 Dalam perjalanan meninggalkan Uhud, Abù Sufyàn, pemimpin pasukan Quraisy, menantang Nabi untuk bertempur kembali pada tahun berikutnya di Badar. Karena pada tahun itu (4 H) terjadi paceklik, Abù Sufyàn pun gentar dan mengurungkan niat ke Badar. Ia lalu mengutus Nu‘aimbin Mas‘ùd al-Asyja‘iy ke Madinah untuk menakut-nakuti kaum mus -lim dengan menyebarkan kabar bohong. Nabi dan para sahabat tidakterpengaruh oleh propaganda itu dan tetap berangkat ke Badar. Perangpun urung terjadi. Pada waktu itu di Badar sedang musim pasar sehinggakaum muslim memanfaatkannya untuk berdagang. Mereka pun pulangdengan membawa laba berlimpah. Itulah peristiwa yang menjadi latar belakang penurunan ayat-ayat ini. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
TopikSyahid, Karunia Allah, dan Ancaman bagi Orang Kikir
الَّذِينَ اسْتَجَابُوا لِلَّهِ وَالرَّسُولِ مِنْ بَعْدِ مَا أَصَابَهُمُ الْقَرْحُ ۚ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا مِنْهُمْ وَاتَّقَوْا أَجْرٌ عَظِيمٌ
(yaitu) orang-orang yang menaati (perintah) Allah dan Rasul setelah mereka mendapat luka (dalam Perang Uhud). Orang-orang yang berbuat kebajikan dan bertakwa di antara mereka mendapat pahala yang besar.
Logical Fallacy
Appeal to sacrifice — orang yang menjawab seruan Allah dan Rasul setelah menderita luka mendapat pahala besar.

