Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun ketika Abu Bakar dan Umar bin Khattab saling berdebat dan meninggikan suara mereka di hadapan Nabi. Mereka berselisih pendapat tentang siapa yang harus ditunjuk menjadi pemimpin bagi delegasi Bani Tamim. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) 2-3 Ayat ini turun berkenaan dengan perdebatan antara Abù Bakr dan ‘Umar.Keduanya berdebat sekian lama di hadapan Nabi dengan nada suara yangmakin meninggi. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
TopikAdab Terhadap Allah dan Rasul-Nya (Ayat 1-5)
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَرْفَعُوا أَصْوَاتَكُمْ فَوْقَ صَوْتِ النَّبِيِّ وَلَا تَجْهَرُوا لَهُ بِالْقَوْلِ كَجَهْرِ بَعْضِكُمْ لِبَعْضٍ أَنْ تَحْبَطَ أَعْمَالُكُمْ وَأَنْتُمْ لَا تَشْعُرُونَ
Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu meninggikan suaramu melebihi suara Nabi, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara keras sebagaimana kerasnya (suara) sebagian kamu terhadap yang lain, nanti (pahala) segala amalmu bisa terhapus sedangkan kamu tidak menyadari.
Logical Fallacy
(49:2): Non Sequitur & Appeal to Fear - Menarik kesimpulan kausal tanpa dasar logis: sekadar berbicara lebih keras dari volume suara Nabi secara sewenang-wenang diklaim dapat menghapus seluruh amal baik seseorang di masa lalu.

