Bacaan
TopikKekuasaan dan Ampunan Allah (Ayat 13-15)
سَيَقُولُ الْمُخَلَّفُونَ إِذَا انْطَلَقْتُمْ إِلَىٰ مَغَانِمَ لِتَأْخُذُوهَا ذَرُونَا نَتَّبِعْكُمْ ۖ يُرِيدُونَ أَنْ يُبَدِّلُوا كَلَامَ اللَّهِ ۚ قُلْ لَنْ تَتَّبِعُونَا كَذَٰلِكُمْ قَالَ اللَّهُ مِنْ قَبْلُ ۖ فَسَيَقُولُونَ بَلْ تَحْسُدُونَنَا ۚ بَلْ كَانُوا لَا يَفْقَهُونَ إِلَّا قَلِيلًا
Apabila kamu berangkat untuk mengambil barang rampasan, orang-orang Badui yang tertinggal itu akan berkata, "Biarkanlah kami mengikuti kamu." Mereka hendak mengubah janji Allah. Katakanlah, "Kamu sekali-kali tidak (boleh) mengikuti kami. Demikianlah yang telah ditetapkan Allah sejak semula." Maka mereka akan berkata, "Sebenarnya kamu dengki kepada kami." Padahal mereka tidak mengerti melainkan sedikit sekali.
Logical Fallacy
(48:15): Pooh-pooh - Menyepelekan penolakan kaum Badui secara pongah dengan menyebut mereka "tidak mengerti melainkan sedikit sekali" hanya karena kaum Badui sadar mereka sengaja ditinggalkan dari pembagian rampasan.
Contradiction
Orang yang tidak ikut Hudaibiyah tidak boleh ikut rampasan ghanimah berikutnya (a.15) vs S8:41 pembagian ghanimah berdasarkan aturan 1/5 tanpa pengecualian — aturan ghanimah tidak konsisten

