Bacaan
TopikMisi Rasulullah (Ayat 7-10)
إِنَّ الَّذِينَ يُبَايِعُونَكَ إِنَّمَا يُبَايِعُونَ اللَّهَ يَدُ اللَّهِ فَوْقَ أَيْدِيهِمْ ۚ فَمَنْ نَكَثَ فَإِنَّمَا يَنْكُثُ عَلَىٰ نَفْسِهِ ۖ وَمَنْ أَوْفَىٰ بِمَا عَاهَدَ عَلَيْهُ اللَّهَ فَسَيُؤْتِيهِ أَجْرًا عَظِيمًا
Bahwa orang-orang yang berjanji setia kepadamu (Muhammad), sesungguhnya mereka hanya berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan-tangan mereka, maka barangsiapa melanggar janji, maka sesungguhnya dia melanggar atas (janji) sendiri; dan barangsiapa menepati janjinya kepada Allah, maka Dia akan memberinya pahala yang besar.
Logical Fallacy
(48:10): Reification - Mengkonkretkan konsep abstrak otoritas dengan metafora "Tangan Allah di atas tangan-tangan mereka" semata-mata untuk mengancam siapa pun yang melanggar janji setia secara politik kepada pemimpin.
Contradiction
Baiat kepada Nabi = baiat kepada Allah, tangan Allah di atas tangan mereka (a.10): antropomorfisme — Allah memiliki 'tangan' yang hadir fisik dalam baiat; bertentangan dengan S112:4 tidak ada yang setara dengan Allah

