Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun saat perjalanan pulang dari Hudaibiyah. Umat Islam merasa sangat sedih dan tertekan karena dihalangi masuk Makkah dan gagal umrah. Ayat ini turun sebagai kabar gembira dan jaminan kemenangan dari Allah, yang kata Nabi jauh lebih beliau cintai daripada dunia dan seisinya. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Mulanya ‘Umar merasa kecewa dengan keputusan Nabi menyepakati Perjanjian Hudaibiyah dengan kaum kafir Mekah. Ia ingin agar umat Islam menyerang mereka. Ayat ini kemudian turun untuk menjanjikan kemenangan bagi umat Islam di masa mendatang. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
TopikKemenangan dan Janji Allah (Ayat 1-3)
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ إِنَّا فَتَحْنَا لَكَ فَتْحًا مُبِينًا
Sungguh, Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata.
Kritik
(48:1-2) Memuat kekacauan gramatikal iltifat; subjek bercerita berganti secara serampangan dari orang pertama jamak ("Kami") menjadi orang ketiga ("Dia") dan sebaliknya di dalam satu tarikan napas. (Criticism of the Quran - Wikipedia).

