Bacaan
TopikPengingkaran terhadap Kebangkitan (Ayat 34-37)
أَهُمْ خَيْرٌ أَمْ قَوْمُ تُبَّعٍ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۚ أَهْلَكْنَاهُمْ ۖ إِنَّهُمْ كَانُوا مُجْرِمِينَ
Apakah mereka (kaum musyrikin) yang lebih baik atau kaum Tubba',798) dan orang-orang sebelum mereka yang telah Kami binasakan karena mereka adalah orang-orang yang sungguh berdosa.
Catatan Depag
*798) Orang-orang Ḥimyar di Yaman, dan Tubba' adalah gelar bagi raja-raja mereka.
Logical Fallacy
(44:37): Texas sharpshooter fallacy (Memilih bukti secara selektif) - Menjadikan kehancuran kaum Tubba' dan umat terdahulu sebagai "bukti" dari hukuman ilahi. Teks membidik peristiwa runtuhnya peradaban masa lalu secara bias dengan mengabaikan fakta sejarah empiris bahwa peradaban lenyap karena faktor geografis, militer, atau ekologi, bukan alasan penolakan rasul.

