Bacaan
TopikKonteks Kekalahan Uhud: Cobaan Iman dan Ketabahan
فَآتَاهُمُ اللَّهُ ثَوَابَ الدُّنْيَا وَحُسْنَ ثَوَابِ الْآخِرَةِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
Maka Allah memberi mereka pahala di dunia150) dan pahala yang baik di akhirat. Dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan.
Catatan Depag
150) Pahala dunia dapat berupa kemenangan-kemenangan, memperoleh harta rampasan, pujian-pujian dan lain-lain.
Kritik
(3:137-148): Rationalisasi kekalahan — Mengklaim kekalahan di Uhud sebagai 'cobaan' (3:140) dan 'agar Allah mengetahui orang-orang yang beriman' (3:140) adalah rationalisasi pasca-facto. Jika Allah mengetahui segala sesuatu, mengapa butuh 'cobaan' untuk mengetahui?
Logical Fallacy
Appeal to reward — 'Allah memberi mereka pahala dunia dan akhirat yang baik' sebagai motivasi berperang.

