Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun tentang Nabhan, seorang penjual kurma yang khilaf memeluk dan mencium pembeli wanita cantik, lalu ia sangat menyesal. Riwayat lain menyebutkan tentang seorang Anshar yang hampir mengkhianati istri sahabatnya sendiri saat ditinggal berperang, lalu bertobat dan menangis di gunung.
TopikLarangan Riba dan Standar Moral Beriman
وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَىٰ مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ
dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri,145) (segera) mengingat Allah, lalu memohon ampun atas dosa-dosanya, dan siapa (lagi) yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan dosa itu, sedang mereka mengetahui.
Catatan Depag
145) Yang dimaksud perbuatan keji (fahisyah) ialah dosa besar yang akibatnya tidak hanya menimpa diri sendiri tetapi juga orang lain, seperti zina, riba. Menzalimi diri sendiri ialah melakukan dosa yang akibatnya hanya menimpa diri sendiri baik besar atau kecil.
Logical Fallacy
Appeal to forgiveness — deskripsi orang yang berbuat keji lalu mengingat Allah dan memohon ampun — sistem reward-forgiveness yang mendorong ketergantungan pada institusi agama.

