Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun ketika Nabi terluka parah, gigi serinya patah, dan wajahnya berdarah di Perang Uhud, hingga beliau bergumam bagaimana mungkin kaum yang melukai Nabinya akan selamat. Riwayat lain menyebut ini turun untuk menegur Nabi yang mengutuk nama-nama tokoh musyrik secara spesifik dalam salat Subuh. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Nabi sedih dan merasa kurang berhasil dalam menyampaikan dakwahkepada manusia. Allah menurunkan ayat ini untuk menghibur Nabi danmenegaskan bahwa hidayah dan taufik datang dari Allah. Manusia, meskiseorang nabi, tidak akan mampu memberi hidayah tanpa izin-Nya. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
TopikPerang Badar: Bantuan Malaikat dan Kendali Allah
لَيْسَ لَكَ مِنَ الْأَمْرِ شَيْءٌ أَوْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ أَوْ يُعَذِّبَهُمْ فَإِنَّهُمْ ظَالِمُونَ
Itu bukan menjadi urusanmu (Muhammad)143) apakah Allah menerima tobat mereka, atau mengazabnya, karena sesungguhnya mereka orang-orang zalim.
Catatan Depag
143) Menurut riwayat Bukhari mengenai turunnya ayat ini, karena Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- berdoa kepada Allah agar menyelamatkan sebagian pemuka musyrikin dan membinasakan sebagian lainnya.
Logical Fallacy
False dilemma — 'tidak ada sesuatupun bagimu dalam urusan mereka; apakah Allah menerima tobat atau mengadzab mereka' — menafikan agen manusia dalam proses rekonsiliasi.

