Bacaan
TopikPersatuan Umat Islam dan Klaim Keunggulan Muslim
يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَأُولَٰئِكَ مِنَ الصَّالِحِينَ
(3:114) Mereka beriman kepada Allah dan hari akhir, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar dan bersegera (mengerjakan) berbagai kebajikan. Mereka termasuk orang-orang saleh.
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun untuk meluruskan ejekan pendeta Yahudi yang mengklaim bahwa orang Yahudi yang masuk Islam hanyalah "orang-orang terburuk" dari kalangan mereka. Riwayat lain menyebutkan ayat ini memuji umat Islam yang mau mendirikan salat Isya, sementara para Ahli Kitab tidak melakukannya.
Logical Fallacy
Appeal to identity — deskripsi Ahli Kitab yang beriman sebagai kelompok yang 'terburu-buru dalam kebaikan' — profil ideal yang digunakan sebagai standar.

