Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun ketika Umar bin Khattab memeluk Islam, yang membuat kaum musyrikin Quraisy sangat terpukul. Para pemuka Quraisy lalu mengadu kepada Abu Thalib agar menengahi mereka dengan Nabi. Saat Nabi meminta mereka cukup mengucapkan satu kalimat yaitu "Tidak ada tuhan selain Allah", mereka terkejut dan heran bagaimana mungkin banyak tuhan bisa dijadikan Satu Tuhan saja.
TopikPembukaan Surat (Ayat 1-8)
أَجَعَلَ الْآلِهَةَ إِلَٰهًا وَاحِدًا ۖ إِنَّ هَٰذَا لَشَيْءٌ عُجَابٌ
Apakah dia menjadikan tuhan-tuhan itu Tuhan yang satu saja? Sungguh, ini benar-benar sesuatu yang sangat mengherankan.
Contradiction
Kontra tauhid sebagai kebenaran universal: S38:5 mengutip orang Quraisy yang heran atas konsep tuhan tunggal ('apakah dia menjadikan tuhan-tuhan itu satu tuhan?') — ironi: konsep monoteisme yang diklaim 'universal dan alami' justru dianggap mengejutkan oleh masyarakat Arab. Bertentangan dengan klaim S30:30 bahwa fitrah manusia adalah monoteisme.

