Bacaan
TopikPersatuan Umat Islam dan Klaim Keunggulan Muslim
وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا ۚ وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنْتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا وَكُنْتُمْ عَلَىٰ شَفَا حُفْرَةٍ مِنَ النَّارِ فَأَنْقَذَكُمْ مِنْهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ
(3:103) Dan berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliah) bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara, sedangkan (ketika itu) kamu berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah, Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk.
Kritik
Perintah bersatu dan larangan bercerai berai di ayat ini turun di Madinah, saat dua suku besar Aus dan Khazraj baru berhenti berperang. Perpecahan yang dilarang di sini justru pecah paling cepat di kalangan yang pertama menerimanya: dalam dua puluh lima tahun setelah Muhammad wafat, perang Jamal dan Siffin sudah mempertemukan dua kubu sahabat di medan yang sama.
Cacat Logika
Kebersamaan dipakai sebagai alasan. Persatuan diperintahkan dengan mengingatkan permusuhan lama yang pernah didamaikan. Bahwa satu kelompok berhasil dirukunkan tidak menunjukkan dasar pemersatunya benar, hanya menunjukkan dasar itu berhasil menyatukan.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

