Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun berkenaan dengan seorang laki-laki Anshar (Al-Harith bin Suwayd) yang sempat murtad dan bergabung dengan kaum musyrik. Ia lalu menyesal dan mengirim pesan menanyakan apakah pintu tobat masih terbuka untuknya.
TopikPerjanjian Para Nabi dan Eksklusivitas Islam
إِلَّا الَّذِينَ تَابُوا مِنْ بَعْدِ ذَٰلِكَ وَأَصْلَحُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ
kecuali orang-orang yang bertobat setelah itu, dan melakukan perbaikan, maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
Moral Concern
(3:81-91): Penyangkalan pluralisme — Klaim bahwa semua nabi mengarah pada Muhammad menutup kemungkinan bahwa tradisi spiritual lain memiliki jalannya sendiri. Ini adalah penyangkalan terhadap pluralisme dan keragaman pengalaman spiritual manusia.

