Bacaan
TopikPerjanjian Para Nabi dan Eksklusivitas Islam
إِلَّا الَّذِينَ تَابُوا مِنْ بَعْدِ ذَٰلِكَ وَأَصْلَحُوا فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ
(3:89) kecuali orang-orang yang bertobat setelah itu, dan melakukan perbaikan, maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun berkenaan dengan seorang laki-laki Anshar (Al-Harith bin Suwayd) yang sempat murtad dan bergabung dengan kaum musyrik. Ia lalu menyesal dan mengirim pesan menanyakan apakah pintu tobat masih terbuka untuknya.
Moral Concern
(3:81-91): Penyangkalan pluralisme — Klaim bahwa semua nabi mengarah pada Muhammad menutup kemungkinan bahwa tradisi spiritual lain memiliki jalannya sendiri. Ini adalah penyangkalan terhadap pluralisme dan keragaman pengalaman spiritual manusia.

