Bacaan
TopikTanda-tanda Kekuasaan Allah (Ayat 33-44)
وَالشَّمْسُ تَجْرِي لِمُسْتَقَرٍّ لَهَا ۚ ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ
dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan (Allah) Yang Mahaperkasa, Maha Mengetahui.
Logical Fallacy
(36:38-40): Non sequitur fallacy - Memaparkan pengamatan tentang keteraturan benda langit (matahari dan bulan beredar pada garis edarnya tidak saling bertabrakan), lalu mengambil kesimpulan lompat bahwa ini otomatis adalah "ketetapan Tuhan Yang Mahaperkasa". Premis keteraturan alam tidak secara logis langsung membuktikan sosok pencipta yang berkehendak.
Scientific Error
Geosentrisme: 'Matahari berjalan ke tempat peredarannya (mustaqarr)' — hadis Sahih Muslim 159a menjelaskan matahari setiap malam bersujud di bawah Arsy Allah dan meminta izin terbit; konsep ini secara astronomi keliru; matahari tidak bergerak mengelilingi bumi.

