Bacaan
Asbabun Nuzul
Ayat ini turun berkenaan dengan peringatan larangan bersumpah palsu, di antaranya saat Al-Ash'ath bin Qays bersengketa tanah dengan seorang Yahudi. Ayat ini juga turun terkait para ulama Yahudi yang menyembunyikan/mengubah ciri-ciri Nabi demi mempertahankan keuntungan duniawi mereka. (Sumber: Asbab Al-Nuzul - Al-Wahidi) Ayat ini turun dilatarbelakangi perselisihan antara seorang sahabat bernama al-Asy‘aš bin Qais dengan seorang Yahudi terkait kepemilikian sebuahsumur. Sebetulnya sumur itu benar milik sahabat tersebut, namun karena ia tidak mempunyai saksi, sedangkan pria Yahudi itu berani bersumpahbahwa sumur itu miliknya, sumur itu pun berpindah kepemilikan. (Sumber: Asbabun Nuzul - Muchlis M. Hanafi)
TopikManipulasi Ahli Kitab dan Batas Otoritas Keagamaan
إِنَّ الَّذِينَ يَشْتَرُونَ بِعَهْدِ اللَّهِ وَأَيْمَانِهِمْ ثَمَنًا قَلِيلًا أُولَٰئِكَ لَا خَلَاقَ لَهُمْ فِي الْآخِرَةِ وَلَا يُكَلِّمُهُمُ اللَّهُ وَلَا يَنْظُرُ إِلَيْهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَا يُزَكِّيهِمْ وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
Sesungguhnya orang-orang yang memperjual belikan janji Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga murah, mereka itu tidak memperoleh bagian di akhirat, Allah tidak akan menyapa mereka, tidak akan memperhatikan mereka pada hari Kiamat, dan tidak akan menyucikan mereka. Bagi mereka azab yang pedih.
Logical Fallacy
Argumentum ad baculum — orang yang menjual janji Allah dengan harga murah tidak akan dilihat Allah, disucikan, dan mendapat azab pedih.
Moral Concern
(3:77): Orang yang menukar janji Allah dengan harga murah tidak akan dilihat Allah, tidak disucikan, dan mendapat azab pedih — hukuman teologis ekstrem untuk dosa ekonomi.

