Fatir (Pencipta) Ayat 13

Bacaan

TopikTanda-tanda Kekuasaan Allah (Ayat 9-14)

يُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَيُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ كُلٌّ يَجْرِي لِأَجَلٍ مُسَمًّى ۚ ذَٰلِكُمُ اللَّهُ رَبُّكُمْ لَهُ الْمُلْكُ ۚ وَالَّذِينَ تَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ مَا يَمْلِكُونَ مِنْ قِطْمِيرٍ

(35:13) Dia memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing beredar menurut waktu yang ditentukan. Yang (berbuat) demikian itulah Allah Tuhanmu, milik-Nyalah segala kerajaan. Dan orang-orang yang kamu seru (sembah) selain Allah tidak mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari.

Kritik

Divine fallacy & SE: klaim siang-malam saling menggantikan atas perintah Allah mencerminkan geosentrisme; kosmologi kuno tentang pengelolaan waktu oleh entitas ilahi.

Cacat Logika

God of the gaps (Divine fallacy) - Membajak hukum mekanika tata surya (siklus pergantian malam-siang dan orbit edar matahari-bulan) secara tidak logis sebagai bukti intervensi absolut dari Tuhan tersebut, mengabaikan hukum fisika.

Sains

Kosmologi Keliru — Siang-Malam Saling Masuk: 'Dia memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam' — bersama 3:27, 22:61, dan 57:6 menggambarkan siang-malam sebagai entitas fisik yang saling memasuki; secara ilmiah adalah akibat rotasi bumi.