Bacaan
TopikDebat tentang Ibrahim dan Klaim Identitas Islam
مَا كَانَ إِبْرَاهِيمُ يَهُودِيًّا وَلَا نَصْرَانِيًّا وَلَٰكِنْ كَانَ حَنِيفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ
(3:67) Ibrahim bukanlah seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, tetapi dia adalah seorang yang lurus,125) muslim dan dia tidaklah termasuk orang-orang musyrik.
Catatan Depag
125) Lurus berarti jauh dari syirik (mempersekutukan Allah) dan jauh dari kesesatan.

