Bacaan
TopikPerbedaan antara Orang Beriman dan Fasik (Ayat 18-22)
وَأَمَّا الَّذِينَ فَسَقُوا فَمَأْوَاهُمُ النَّارُ ۖ كُلَّمَا أَرَادُوا أَنْ يَخْرُجُوا مِنْهَا أُعِيدُوا فِيهَا وَقِيلَ لَهُمْ ذُوقُوا عَذَابَ النَّارِ الَّذِي كُنْتُمْ بِهِ تُكَذِّبُونَ
Dan adapun orang-orang yang fasik (kafir), maka tempat kediaman mereka adalah neraka. Setiap kali mereka hendak keluar darinya, mereka dikembalikan (lagi) ke dalamnya dan dikatakan kepada mereka, "Rasakanlah azab neraka yang dahulu kamu dustakan."
Logical Fallacy
Argumentum ad baculum & Loaded question - Membungkam lawan dengan siksaan api neraka di mana mereka akan ditarik kembali ke dalamnya, dan menjebak secara manipulatif lewat retorika: "siapakah yang lebih zalim" daripada mereka yang menolak ayat-ayat tersebut.
Moral Concern
(32:20-21): Menggambarkan siksaan abadi di mana korban yang mencoba keluar dari neraka akan dikembalikan paksa ke dalamnya, serta dengan bangga menimpakan siksaan di dunia sebagai pemanasan sebelum siksaan yang lebih besar di akhirat.

