Bacaan
TopikPerbedaan antara Orang Beriman dan Fasik (Ayat 18-22)
أَفَمَنْ كَانَ مُؤْمِنًا كَمَنْ كَانَ فَاسِقًا ۚ لَا يَسْتَوُونَ
(32:18) Maka apakah orang yang beriman seperti orang yang fasik (kafir)? Mereka tidak sama.
Asbabun Nuzulmenurut Muchlis M. Hanafi
Ayat ini turun terkait perdebatan antara 'Ali bin Abi Thalib dan Al-Walid bin 'Uqbah. Al-Walid menyombongkan diri dengan berkata bahwa dirinya lebih kuat, lebih fasih, dan lebih pantas memimpin. 'Ali membalasnya dengan berkata, "Diamlah, kamu hanyalah orang fasik!" Ayat ini turun membenarkan ucapan 'Ali sebagai orang mukmin sejati dan Al-Walid sebagai orang fasik.
Catatan Saya
Belum ada catatan untuk ayat ini.
Dukung Qurai
Dukung kerja sunyi di balik setiap tulisan.
Di balik tiap tulisan ada proses membaca, membandingkan, dan merapikan jejak. Setiap dukungan ikut menjaga proses itu tetap berjalan.

