Bacaan
TopikKekuasaan Allah dalam Penciptaan (Ayat 4-9)
اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ ۖ مَا لَكُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا شَفِيعٍ ۚ أَفَلَا تَتَذَكَّرُونَ
Allah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas Arasy.654) Bagimu tidak ada seorang pun penolong maupun pemberi syafaat655) selain Dia. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?
Catatan Depag
*654) Bersemayam di atas Arasy ialah sifat Allah yang wajib kita imani, sesuai dengan kebesaran Allah dan kesucian-Nya. 655) Syafaat ialah pertolongan yang diberikan oleh rasul atau orang-orang tertentu untuk meringankan azab atau beban seseorang di akhirat.
Kritik
Ayat 4 (Klausa Terpotong): Teks mengatakan "...kemudian naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya seribu tahun." Secara susunan kalimat, "Tuhan" (Allah) menjadi subjek yang naik, yang mana tidak masuk akal secara teologis. Pakar kritik teks menunjukkan bahwa ada kata/subjek yang dihilangkan secara keliru di sini (kemungkinan penyebutan tentang "Malaikat" yang naik) seperti halnya di Surah 70:4
Contradiction
Kontradiksi Kedudukan Allah: Ayat ini menyatakan Allah bersemayam di atas Arsy — bertentangan dengan 57:4 yang menyatakan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada, dan 2:255 yang menyatakan Kursi-Nya meliputi langit dan bumi.

