Bacaan
TopikKabar Surga, Perumpamaan, dan Penciptaan Alam (25-29)
كَيْفَ تَكْفُرُونَ بِاللَّهِ وَكُنْتُمْ أَمْوَاتًا فَأَحْيَاكُمْ ۖ ثُمَّ يُمِيتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيكُمْ ثُمَّ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
Bagaimana kamu ingkar kepada Allah, padahal kamu (tadinya) mati, lalu Dia menghidupkan kamu, kemudian Dia mematikan kamu, lalu Dia menghidupkan kamu kembali. Kemudian kepada-Nyalah kamu dikembalikan.
Logical Fallacy
Rhetorical Question as Non Sequitur — 'Bagaimana kamu bisa ingkar kepada Allah?' adalah pertanyaan yang mengandaikan kebenaran klaim sebagai sudah terbukti, bukan argumen yang membuktikannya.
Scientific Error
Ayat 28 menggambarkan siklus kematian-kehidupan-kematian-kehidupan kembali tanpa mekanisme biologis yang dapat diverifikasi. Konsep 'menghidupkan kembali' orang yang sudah mati bertentangan dengan pemahaman ilmiah tentang kematian sel otak yang ireversibel.

